Perjalanan pendidikanku
Singkat cerita.
Pagi itu aku bergegas, berangkat pagi pulang malam..
Ketahuilah, aku mencari ilmu ku dengan jarak. Kata pak RT dikampungku,
Jauh nya neng kuliahnya, hebat!
Wa Allahi, aku jadi makin semangat.
Ku lepaskan nafas usai dari sekolah yang kata orang, anak sarjana. Padahal aku hanyalah Ahli Madya* sebagian kecil manusia tanpa harga, dengan penuh jasa tanggung jawab yg luar biasa. Sedikit cerita dari Pak Pol yang kutemui 2 tahun lalu di mesjid saat itu dia berkata D 3 *Dari Dulu Dongo *
Sakit? Tapi tidak berdarah. YAAH kembali lagi, ini pilihanku.
Kembali ku pulang kerumah, yang jauh katanya..
Sepatan - Tigaraksa.
Ingin rasanya ku membuat rel kereta agar perjalanan ku tak banyak mengeluarkan ongkos angkutan umum. Sedih rasanyaa..
Aku harus naik angkot 3 kali. Merahputih- Biru telur asin - dan hijau biru
Daan yaah, uang jajan ku tak seberapa. Harus beberapa kali berusaha untuk cukup. Kadang aku nebeng bareng temenku "Yazid" karena satu arah namun beda daerah. Aku pusat, dia timur. Btw, kalo Yazid baca ini terimakasih untuk tumpangannya, terimakasih untuk traktirannya hehehe semoga dibales oleh Allah SWT. Aamiin...
Lagi lagi ku tak mau merepotkannya.
Setahun sudah ku lalui dengan angkot dan nebeng. Kemudian aku mencoba memberanikan diri naik motor yang kusebut Minul
Dia kendaraan mungil, berwarna pink merk jepang Honda Scoopy aku sangat menyayanginya. Dia yang selalu mati tak bisa di starter, dan yaaah aku harus memutar otak untuk keperluan minul seperti minum, mandi daaan kalau minul lagi gak enak body. Aku sangaaat menyayanginya. Minul ku telah usang, kemudian iaa pulang ketempat oranglain.. air mataku menetes. Tp sudahlaah, yang lalu biarlah berlalu. Kenangan indah mungkin kau tau seberapa banyak air mataku kala itu. Minul the end..
3 semester ku lalui, tak kuat rasa harus pulang pergi akhirnya ku memutuskan untuk indekost dekat kampus, yaaa aku ngekost setahun
Karena harus praktikum hingga ada kelas sore dan malam ( banyak cerita yang tak bisa ku jelaskan disini. Di kost terlalu banyak air mata dan keringat yang mengucur tiada henti. (Skip nanti kita bahas)
Begitulah.. semester akhirpun aku memutuskan untuk keluar kostan..
Karena membengkak nya pembiayaan pribadiku ketika sendiri. Seperti *bayar kost, laundry, masak, dll... semuanya ku bayar pakai uang pribadiku atas jasa ku menjaga apotek kaka dari teman dekatku. (Yaudalah yaa ) kasian banget deh gue waktu itu. Sedih baanget :')
Sampai akhirnya tiba, 16 Agustus adalah puncak dari segala kegigihanku selama 2 tahun 10 bulan ku menuntut ilmu di PTM tersebut.
Hingga ku dapatkan gelar CUMLAUDE Alhamdulillah..
Semua atas izin Allah. Benar kata kata ini "Usaha yang sungguh2 tidak pernah menghianati hasil "
Untuk mendapatkan itu semua kadang aku rela tidak tidur, tidak mandi bahkan aku rela menjomblo wkwk
Aku bangga melihat tangis ayah dan ibu ku. Sumpaaah terharuuu sekarang aku menulisnya pun dengan mata berkaca-kaca. Ingin ku peluk erat ibu dan ayahku. Saat toga di sematkan. Tali dipindahkan dari kiri kekanan. Masyaallaaah......... indah dan bangga bercampur haru.
Aku pasti sukses, aku pasti bisa membanggakan kedua orangtua ku. Membahagiakan mereka adalah cita citaku. Allah mudahkan jalanku, teman temanku, saudara ku, guru guruku, dan seluruh anak indonesia. Mudah mudahan Allah sukseskan kita didunia dan di akhirat. Aaamiin Allahumma Aamiin....
Pagi itu aku bergegas, berangkat pagi pulang malam..
Ketahuilah, aku mencari ilmu ku dengan jarak. Kata pak RT dikampungku,
Jauh nya neng kuliahnya, hebat!
Wa Allahi, aku jadi makin semangat.
Ku lepaskan nafas usai dari sekolah yang kata orang, anak sarjana. Padahal aku hanyalah Ahli Madya* sebagian kecil manusia tanpa harga, dengan penuh jasa tanggung jawab yg luar biasa. Sedikit cerita dari Pak Pol yang kutemui 2 tahun lalu di mesjid saat itu dia berkata D 3 *Dari Dulu Dongo *
Sakit? Tapi tidak berdarah. YAAH kembali lagi, ini pilihanku.
Kembali ku pulang kerumah, yang jauh katanya..
Sepatan - Tigaraksa.
Ingin rasanya ku membuat rel kereta agar perjalanan ku tak banyak mengeluarkan ongkos angkutan umum. Sedih rasanyaa..
Aku harus naik angkot 3 kali. Merahputih- Biru telur asin - dan hijau biru
Daan yaah, uang jajan ku tak seberapa. Harus beberapa kali berusaha untuk cukup. Kadang aku nebeng bareng temenku "Yazid" karena satu arah namun beda daerah. Aku pusat, dia timur. Btw, kalo Yazid baca ini terimakasih untuk tumpangannya, terimakasih untuk traktirannya hehehe semoga dibales oleh Allah SWT. Aamiin...
Lagi lagi ku tak mau merepotkannya.
Setahun sudah ku lalui dengan angkot dan nebeng. Kemudian aku mencoba memberanikan diri naik motor yang kusebut Minul
Dia kendaraan mungil, berwarna pink merk jepang Honda Scoopy aku sangat menyayanginya. Dia yang selalu mati tak bisa di starter, dan yaaah aku harus memutar otak untuk keperluan minul seperti minum, mandi daaan kalau minul lagi gak enak body. Aku sangaaat menyayanginya. Minul ku telah usang, kemudian iaa pulang ketempat oranglain.. air mataku menetes. Tp sudahlaah, yang lalu biarlah berlalu. Kenangan indah mungkin kau tau seberapa banyak air mataku kala itu. Minul the end..
3 semester ku lalui, tak kuat rasa harus pulang pergi akhirnya ku memutuskan untuk indekost dekat kampus, yaaa aku ngekost setahun
Karena harus praktikum hingga ada kelas sore dan malam ( banyak cerita yang tak bisa ku jelaskan disini. Di kost terlalu banyak air mata dan keringat yang mengucur tiada henti. (Skip nanti kita bahas)
Begitulah.. semester akhirpun aku memutuskan untuk keluar kostan..
Karena membengkak nya pembiayaan pribadiku ketika sendiri. Seperti *bayar kost, laundry, masak, dll... semuanya ku bayar pakai uang pribadiku atas jasa ku menjaga apotek kaka dari teman dekatku. (Yaudalah yaa ) kasian banget deh gue waktu itu. Sedih baanget :')
Sampai akhirnya tiba, 16 Agustus adalah puncak dari segala kegigihanku selama 2 tahun 10 bulan ku menuntut ilmu di PTM tersebut.
Hingga ku dapatkan gelar CUMLAUDE Alhamdulillah..
Semua atas izin Allah. Benar kata kata ini "Usaha yang sungguh2 tidak pernah menghianati hasil "
Untuk mendapatkan itu semua kadang aku rela tidak tidur, tidak mandi bahkan aku rela menjomblo wkwk
Aku bangga melihat tangis ayah dan ibu ku. Sumpaaah terharuuu sekarang aku menulisnya pun dengan mata berkaca-kaca. Ingin ku peluk erat ibu dan ayahku. Saat toga di sematkan. Tali dipindahkan dari kiri kekanan. Masyaallaaah......... indah dan bangga bercampur haru.
Aku pasti sukses, aku pasti bisa membanggakan kedua orangtua ku. Membahagiakan mereka adalah cita citaku. Allah mudahkan jalanku, teman temanku, saudara ku, guru guruku, dan seluruh anak indonesia. Mudah mudahan Allah sukseskan kita didunia dan di akhirat. Aaamiin Allahumma Aamiin....
Komentar
Posting Komentar